Senin, 25 November 2019

BNNK GELAR RAPAT KOORDINASI

BNNK PIDIE Gelar Rapat koordinasi dalam rangka membentuk persiapan Satgas Narkoba se kecamatan kota sigli.
Acara yang dilakukan pada tanggal 26 november 2019 diikuti oleh puluhan masyarakat terdiri dari keuchik, sekdes tuha peut dan tokoh pemuda dilaksanakanndi kantor keuchik gampong benteng kecamatan kota sigli kab. Pidie dan diikuti sangat antusias.
Camat kota sigli  Drs. Nadhar Putra, M. Si. menjelaskan, Satgas narkoba sudah ada payung hukum dari dana desa dan bupati pidie dan saat ini sudah ada 170 orang satgas dikota sigli.

"Relawan sangat penting kita bentuk digampong karena mereka sebagai pageu gampong dalam masyarakat dan bisa berkolaborasi dengan kamtibmas dan membuat gampong menjadi aman, Dan bisa juga berfungsi sebagai relawan bencana dikarenakan kota sigli rawan bencana. Seperti banjir, tsunami angin puting beliung dll." Sebut camat dalam sambutan acara tersebut.
Camat juga mengharapkan pada tahun 2020 geuchik agar dapat Membantu alokasi dana pada satgas narkoba.


Kemudian Kepala BNNK PIDIE AKBP Werdha Susetyo menjelaskan bahwa Aceh ini adalah lampu merah narkoba, survey nasional sudah ada di pidie dan angkanya 12,5% dan merupakan nilai yang sangat rendah.
Survey nasional juga dilakukan dan ditemukan anak smp menghisap lem cap kambing, dan anak sma menghisap ganja.


"Forum ini adalah forum mulia, semoga mendapat ridha dari allah, karena forum yang membicarakan nasib manusia." ujar kepala BNNK pidie
Dan beliau juga mengharapkan kepada seluruh desa pada tahun 2020 harus melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba, qanun harus dibentuk, biaya harus dicanangkan dan harus membuat desa bersinar, karena jika banyak masyarakat yang takut dan tidak peduli dengan narkoba. Maka lihat 10 tahun kedepan semuanya akan terkena narkoba, maka pentingnya usaha dari kita untuk sosialisasi narkoba, pungkasnya.

Kapolsek kota sigli dalam sambutannya juga mengharapkan, bahwa agar kita bersama sama menjaga ketrentraman gampong dari bahaya narkoba.( Fu )